Connect with us

Dota 2

Komentar Dendi Mengenai Pemain Dota 2 dan TI 2020

Danil “Dendi” Ishutin

Turnamen WePlay! Bukovel Minor yang diikuti oleh sejumlah pemain profesional telah selesai. Nigma misalnya, mereka diperkuat oleh para mantan pemain Liquid yang telah teruji di ajang The Internasional.

Acara ini juga menhadirkan Danil “Dendi” Ishutin. Meski hanya datang sebagai penonton tetapi dia sangat antusias menyaksikan acara tersebut. Ditengah liburan bersama keluarga di Bukovel, Legenda Dota 2 tersebut menyempatkan diri untuk melakukan sebuah wawancara.

Dilansir dari Win.GG, Dendi berbicara banyak hal mengenai Dota 2. Termasuk fenomena menurunnya jumlah pemain Dota 2 dan The Internasional 2020.

“Secara keseluruhan saya sangat senang dapat menghadiri acara Bukovel Minor ini. Sangat luar biasa membuat sebuah kompetisi minor di sebuah resor ski di Ukraina. Saya bahkan tidak akan pernah berharap seorang akan membawa semua ini.”

“Tentu ada kerja keras dibelakangnya dan saya sangat menghargai pekerjaan yang telah mereka lakukan. Saya sangat senang berada disini dan saya bersenang-senang bersama keluarga saya untuk berlibur.” kata Dendi mgennai minor di Bukovel.

Sepanjang turnamen Bukovel Minor lalu, Valve sempat melakukan beberapa pembaruan. Bahkan patch terakhir dirilis hanya sehari sebelum turnamen dimulai. Meski banyak pemain yang tidak menyukai update Dota 2 Outlanders, tetapi Dendi cukup menikmati perubahan yang terjadi.

Danil “Dendi” Ishutin

“Sejujurnya saya tidak tahu bahwa perubahan ini berjalan ke arah yang benar atau tidak. Tapi saya menikmati saja. Rasanya seperti membawa lebih banyak keacakan dan ketidakseimbangan dalam permainan. Tetapi pada waktunya semua akan kembali seimbang, saya cukup yakin dengan itu.” katanya.

Dendi juga menambahkan pendapatnya tentang perdebatan antara League of Legend (LoL) dan Dota 2 yang terjadi baru-baru ini. Perdebatan ini melibatkan 2 pemain top dari kedua permainan ini, sehingga memicu api kalangan penggemar. Dalam keterangan ini Dendi memilih untuk berada di tengah-tengah dan tidak membela salah satu.

“Saya pernah bermain LoL pada tahun 2011, sekitar 2,000 pertandingan. Ada beberapa pendapat tetapi saya yakin permainan telah berubah dalam banyak hal sejak itu. Jadi mungkin saya tidak harus memberikan pendapat saya.”

“Secara keseluruh, Dota adalah permainan yang lebih baik. Tetapi saya tidak mengatakan hal lain. Dota memberi anda banyak permainan kreatif dan lebih banyak kesempatan untuk melakukan hal-hal baru dan gila.”

“Bila diibaratkan sebagai catur maka Dota adalah permainan catur menggunakan 100,000 pion, sedangkan LoL hanya menggunakan 10,000 pion. Itu adalah perbandingan dari saya, namun kedua permainan benar-benar bagus.”

Ditanya mengenai tim favorit yang dijagokan pada The Internasional 2020, Dendi belum bisa menjawab. Menurutnya, masih terlaluh cepat karena ada banyak kemungkinan yang bisa terjadi didepan. Yang menjadi perhatian ialah The Internasional akan kembali ke Eropa setelah sekian lama.

“Masih terlalu cepat untuk melakukan prediksi. Banyak hal yang berubah karena beragam alasan. Secara keseluruhan, The Internasional kembali ke Eropa itu luar biasa.”

“Ini adalah TI pertama. Jadi tidak akan ada yang tahu yang terjadi kedepannya. Tapi yang terjadi di TI tentunya akan sangat liar. Orang-orang telah menunggu untuk acara ini kembali digelar di Eropa.”

Satu pertanyaan terakhir yang membuat Dendi mengernyitkan dahinya. Ditanya mengapa jumlah pemain Dota mengalami penurunan, dia sendiri tidak mengerti. Sebab, selama ini Dendi masih nyaman dan menikmati permainannya setiap hari.

“Sangat sulit untuk menjawab pertanyaan itu. Saya menikmati permainan ketika saya bermain, jadi saya merasa tidak ada masalah. Tapi mungkin ada bebeerapa perubahan yang wajib dilakukan untuk membuatnya lebih menyenangkan bagi semua orang.”

“Saya bisa mengerti itu. Matchmacking memang sangat sulit kadang-kadang. Tapi Dota 2 adalah permainan kompetitif dan saya sangat menikmatinya.”

Saat ini Dendi sedang sibuk untuk mencari pemain Dota 2 yang mempunyai potensial untuk membuat sebuah tim baru. Dia kemungkinan besar akan kembali bermain lagi pada kualifikasi Major Ketiga bulan depan.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

More in Dota 2