Connect with us

Dota 2

Tim Dota 2 Yang Paling Ditunggu Pada Tahun 2020

BlogEsports – Tim Internasional Dota 2 akan segera mengeluarkan kekuatan mereka pada tahun baru 2020 ini. Dimulai dengan Bukovel Minor dan Leipzig Major, lalu akan dilanjutkan dengan Internasional 10 sebagai puncak pertandingan. Di antara banyak tim ada beberapa tim yang gaya permainannya paling ditunggu karena performa permainan belakangan ini.

Alliance

Alliance adalah tim Dota 2 wilayah Uni Eropa yang sangat cepat meranjak ke peringkat Dota sejak melakukan pembentukan ulang pada Oktober lalu. Setelah memastikan tiket MDL Chengdu Major, tim ini membuat penampilan LAN Pertamanya di DreamLeague Sesason 12.

Dota 2 Alliance

Mereka akan berhadapan langsung dengan team Liquid 2, Jstrom dan Ninja saat di Pyjamas dan Demon Slayers di Grand Final. Setelah berhasil mengalahkan tim Amerika, Utara, Alliance keluar sebagai juara dengan hadiah utama $250,000,-.

Mereka kemudian melanjutkan kemenangannya dengan bermain di ESL One Hamburg, dimana kemenangan atas Virtus.pro dan Beatcoast membawa mereka menang dengan posisi ketiga. Setelah itu ada DPC Pertama di musim 2019-20 pun tiba. Alliance berhasil memenangkan pertandingan atas Tim Aster, sebelum dikalahkan oleh tim Liquid pada posisi ke 7-8.

Kekalahan selanjutnya didapatkan oleh Alliance saat mengikuti turnamen non-DPC akhir tahun lalu yaitu ONE Esports Word Pro Invitational di Singapura. Setelah hanya berhasil lolos dari lower bracket, Alliance akhirnya mengakhiri turnamen ditempat keempat.

TNC Predator

Dota 2 TNC Predator

Team Esports asal Filipina mengalami perubahan roster setelah The Internasional 9. Hanya beberapa minggu setelah perubahan tersebut, TNC lolos ke Final SEA WESG dan MDL Chengdu Major.

Penampilan LAN besar pertama mereka tahun 2019 adalah di ESL One Hamburg. TNC menduduki berhasil menjadi juara setelah mengalahkan NIP, Gambit dan Team Liquid. TNC kemudian lolos ke upper bracket playoff dengan mengalahkan Alliance dan Gambit.

TNC Predator memenangkan seri best-of-five di Grand Final dengan hadiah utama sebesar $125,000,-. Tetapi itu bukan kemenangan LAN besar terakhir mereka di tahun 2019. TNC selanjutnya bertanding di DPC Major pertama musim ini di MDL Chengdu.

Singkatnya mereka kalah dari Vici Gaming dan dikirim ke lower bracket. Pada akhirnya, TNC kembali lagi bertemu di Vici di Grand Final dengan performa yang lebih baik. MDL Chengdu menjadi kemenangan TNC dan mereka inigin mempertahankan gelar mereka di Major Kedua musim in yaitu Leipzig Major.

Penampilan LAN terakhir TNC adalah di ONE Esports Invitational, tetapi mereka keluar lebih awal setelah kalah melawan Vici Gaming.

Vici Gaming

Dota 2 Vici Gaming

Tim asal RRC, Vici Gaming memperlihatkan performa permainan yang cukup solid pada musim ini. Meski hanya menduduki posisi 5-6 saat bermain di TI9, tim kemudian merekrut xiong “Pyw” Jiahan untuk posisi empat. Perubaha itu membawa kabar baik dengan lolos ke MDL Chengdu Major.

Pada awal pertandingan di ESL One Hamburg berjalan cukup lanjar, tetapi mereka mengalami kerugian besar setelah Gambit mengirim Vici ke lower bracket. Disini mereka keluar dari turnamen dan finish ke posisi 5-6.

Vici lolos ke final WESG China dalam penampilan terakhirnya sebelum DPC musim baru. Vici masuk ke MDL Chengdu Major sebagai salah satu unggulan asal Tiongkok. Hal ini mereka buktikan dengan lolos ke partai puncak, namun langkah mereka terhentikan setelah kalah melawan TNC Predator.

Vici Gaming menutup tahun 2019 dengan menjadi juara ONE Esports Invitational di Singapura dengan mengalahkan Evil Geniuses. Meski memaikan permainan yang kurang bagus saat babak playoff, namun peningkatan performa itulah yang membuat Vici siap untuk tantangan baru di tahun ini.

Semua tim Dota 2 diatas akan kembali bertanding pada bulan Januari di DreamLeague musim 13, yaitu Leipzig Major.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

More in Dota 2